Pengaruh Kosentrasi Sari Kunyit Putih (Curcuma Zediaria) Terhadap Kualitas Telur Asin Ditinjau Dari Aktivitas Antioksidan, Total Fenol, Kadar Protein dan Kadar Garam

Mu’addimah Mu’addimah, Imam Thohari, Djalal Rosyidi

Abstract


The purposes of this research was to determine the effect of Curcuma zedoaria concentrated addition on quality antioxidant activity, total phenols, protein content and salt content of salted egg. The materials were duck’s egg, water, salt, and essence of white turmeric. The method was experiment using Complete Randomized Design (CRD) with five treatments and three for replications. The Curcuma zedoaria juice research were divided into P0 (0%), P1 (10%), P2 (20%), P3 (30%) and P4 (40%). Data was analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) and then continued by Duncan’s Multiple Range Test (DMRT), if it was found significant effect among treatmeants. The result showed that the addition of Curcuma zedoaria juice indicated highly significant different effect (P<0.01) on antioxidant activity, protein content and salt content, but significantly effect (P<0.05) on total phenol. The best treatment was the addition of Curcuma zedoaria juice 40% were indicated of antioxidant activity, total phenol, protein content and the salt content was 99.80 mg/g, 0.16%, 9.96%, 2.43% respectively.

Keywords


Duck egg; curcuminoid; bioactive compound

Full Text:

PDF

References


Amir, S., S. Sirajuddin dan N. Jafar. 2012. Pengaruh konsentrasi garam dan lama penyimpanan terhadap kandungan protein dan kadar garam telur asin. [Skripsi]. Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Unversitas Hasanuddin.

Angel, G. R. and B. Nambisan. Antioxidant and antimicrobial activity of essential oils from nine starchy curcuma species. International Journal of Current Pharmaceutical Research, 4 (2): 45-47.

Asih, N. H. F. 2010. Kualitas sensoris dan antioksidan telur asin dengan penggunaan campuran kcl dan ekstrak daun jati. [Skripsi]. Surakarta: Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret.

Aznam, N. 2004. Uji aktivitas antioksidan ekstrak kunyit (Curcuma domestika, Val.). Prosiding Semnas Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA. Hlm: 111-117. Badan Standarisasi Nasional. 1996. Telur asin. SNI 01-4277-1996.

Filbert, H. S. J. Koleangan, M. R. J. Runtuwene dan V. S. Kamu. 2014. Penentuan aktivitas antioksidan berdasarkan nilai IC50 ekstrak methanol dan fraksi hasil partisinya pada kulit biji pinang yaki (Areca vestiara giseke). Jurnal MIPA UNSRAT, 3 (2): 149-154.

Huang, D., B. Ou and R. L. Prior. 2005. The chemistry behind antioxidant capacity assays. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 53 (6): 1841-1856.

Molyneux, P. 2004. The use of the stable free radical diphenylpicryl-hydrazyl (DPPH) for estimating antioxidant activity. Journal Sci. Technol., 26 (2): 211-219.

Mulza, D. P., Ratnawulan dan Gusnedi. 2014. Uji kualitas telur ayam ras terhadap lamanya penyimpanan berdasarkan sifat listrik. Pillar of Physics, 1 (1): 111-120.

Nurrahmawati, K. 2011. Uji protein dan kalsium pada telur asin hasil pengasinan menggunakan abu pelepah kelapa dan perendaman dalam larutan teh berbagai konsentrasi. [Skripsi]. Semarang: Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Walisongo.

Oktaviani, H., N. Kariada dan N. R. Utami. 2012. Pengaruh pengasinan terhadap kandungan zat gizi telur bebek yang diberi limbah udang. Unnes Journal of Life Science, 1 (2): 106-112.

Putri, A. A. S. dan N. Hidajati. 2015. Uji aktivitas antioksidan senyawa fenolik ekstrak metanol kulit batang tumbuhan nyuru batu (Xylocarpus moluccensis). Journal of Chemistry, 4(1): 1-6.

Rosita, A. M., I. Thohari dan D. Rosyidi. 2014. Pengaruh konsentrasi sari kunyit (Curcuma Domestica Val) terhadap kualitas telur asin ditinjau dari kadar garam, kadar protein, kadar air dan kandungan vitamin C. [Skripsi]. Bagian Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan,

Universitas Brawijaya, Malang.

Sabrina, N., I. Thohari dan D. Rosyidi. 2014. Pengaruh penambahan konsentrasi sari kunyit (Curcuma domestika Val) pada pros pengasinan telur itik terhadap total fenol, ph dan organoleptik. [Skripsi]. Bagian Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, Malang.

Sembiring, W. S. RG. dan D. T. Suarnella. 2012. Efektivitas minyak atsiri rimpang kunyit putih Curcuma zedoaria sebagai larvasida terhadap nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Epidemiologi dan Penyakit Bersumber Binatang, 4(2): 80-86.

Simanjuntak, O. E., S. Wasito dan K. Widayaka. 2013. Pengaruh lama pengasinan telur asin dengan menggunakan serabut kelapa terhadap kadar air dan jumlah bakteri telur asin asap. Jurnal Ilmiah Peternakan, 1 (1): 195-200.

Sumathi, S., G. T. Iswariya, B. Sivaprabha, B. Dharani, P. Radha and P.R. Padma. 2013. Comparative study of radical scavenging activity and phytochemical analysis of fresh and dry rhizomes of Curcuma zedoaria. International Journal of Pharmacheutical Sciences and Research, 4 (3): 1069-1073.

Suroto, H. S. dan T. Purwanti. 2012. Karakteristik kandungan aktivitas antioksidan ekstrak kunyit putih (Curcuma zedoaria (Berg.) Roscoe). Jurnal Riset Teknologi Industri, 6 (11): 80-87.

Wikanastri, H. dan Nurrahman. 2004. Studi tentang perubahan kadar iodium dan sifat organoleptik pada proses pembuatan dan waktu simpan telur asin. Jurnal Litbang Universitas Muhammadiyah Semarang, 1(4): 54-62.

Winarno, F. G. 2004. Kimia pangan dan gizi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Winarto, W. P. 2003. Khasiat dan tanaman kunyit. Jakarta: PT Agromedia Pustaka.




DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jitek.2015.010.01.6

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.