Kualitas Petis Daging dengan Sumber Pati Berbeda

Fajar Firdaus, Agus Susilo, Masdiana Chendrakasih Padaga

Abstract


The aimed of this research was to determine meat paste quality from different starch source, toward the physical, chemical and organoleptic properties. The meat paste was evaluated for starch content, protein content, viscosity and organoleptic. The experiment design used was Complete Randomize Nested. Meat broth was supplemented with tapioca starch, gaplek starch, and sweet potato starch in different concentration. Analized amino acid profiles to the best result from the experiment. The different starch source with different concentration gave significantly different to the quality of the meat paste based on starch properties content, viscosity, and gave highly significant effect on color, flavor, and taste. The best quality meat paste was obtained from sweet potato starch.

Keywords


Meat paste; source paste; quality

Full Text:

PDF

References


Anonim, SNI-01-2178-1996. Petis Udang. Badan Standardisasi Nasional

_______, 2005a. Beras. http://www.id.wikipedia.org/wi ki.beras. Tanggal 16 November 2006.

_______, 2005b. Tapioka. http://warintek.progressio.or.id/. Tanggal 4 September 2006.

_________, 2006a. Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Jaminan Mutu Penanganan Pasca Panen Ubi Kayu. www.deptan.go.id. Tanggal 12 September 2006

_________, 2006b. Rakitan Teknologi Tepung Ubi Jalar Dan Produk Olahannya. http://jatim.litbang.deptan.go.id. Tanggal 12 September 2006

_________, 2006c. Hasil Analisis Asam Amino dalam %b/b. Laboratorium Dasar Bersama Universitas Airlangga. Surabaya.

AOAC. 1990. Official Methods of Analysis of The Analytical Chemist. Edition Association of Official Analytical Chemist. Washington DC.

Astawan, M. 2004. Petis, Si Hitam Lezat Bergizi. www.republika.co.id/cetak_deta il.asp?mid=i&id. Tanggal 4 September 2006

Belitz, H.D. and W. Grosch. 1999. Food Chemistry. Sringer-Verlag Berlin

Edwards, M. 2000. The Science of Sugar Confectionery. Cambridge.

Hamid, A. T. 2001. Biokimia: Metabolisme Biomolekul. ALFABETA. Bandung

Harjono, Zubaidah, E. dan F.N Aryani. 2000. Pengaruh Proporsi Tepung Beras Ketan dengan Tepung Tapioka dan Penambahan Telur Terhadap Sifat Fisik dan Organoleptik Kue Semprong. Jurnal Makanan Tradisional Indonesia, 2:39-45.

Harjoyo, S. 2003. Mencegah Pencemaran oleh Industri Kecil. www.harian20%suara20%merd eka.htm. Tanggal 4 September 2006

Heddy, S., Susanto, W.H., dan Kurniati, M. 1994. Pengantar Produksi Tanaman dan Penanganan Pasca Panen. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Idris, S. 1994. Metode Pengujian Bahan Pangan Sensoris. Fakultas Peternakan Universitas

Brawijaya. Malang.

Kay, D.E. 1973. Root Crops and The Tropical Products. Last Forign and Common Weth

Khalida, R.N. 2006. Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Bahan Pengisi Terhadap Sifat Fisik, Kimia dan Organoleptik Petis Pasta. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian Universitas

Brawijaya. Malang.

Kusumawati, T.A. 2005. Optimalisasi Pembuatan Kecap Instan dari Kaldu Daging dan Analisis Kelayakan. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya. Malang.

Lestari, Y.E. 1999. Studi Tentang Penggunaan Jenis Pati pada Konsentrasi dan Suhu

Pemanasan Berbeda Terhadap Sifat Fisik dan Kimia Bakso Ikan Tengiri (Scomberomus sp). Tesis. Program Studi Teknologi Pasca Panen Program Pasca Sarjana Universitas Brawijaya. Malang.

Marliyati, S., Anna, A,. Sulaeman dan Anwar, F. 1992. Pengolahan Pangan Tingkat Rumah Tangga. PAUPG IPB. Bogor.

Purwadi. 1993. Dasar-Dasar Metode Sensori untuk Evaluasi Pangan. Program Studi THT.

Universitas Brawijaya. Malang.

Rakhman, J. 2006. Pembuatan Tepung Ubi Jalar (Ipomoea batatas l. Lam) sebagai Bahan Baku Industri Onde-onde (Kajian Lama Waktu Perendaman dalam Asam Askorbat). Skripsi. Jur. THP-FTP Unibraw. Malang.

Singh, J., Kaur, L., Sodhi, N.S and B.S Gill. 2003. Morphological, Thermal and Rheological of Starches from Different Botanical Sources. J. Food Chemistry. 81:219-231.

Stephen, A.M. 1995. Food Polysaccharides and Their Applications. Marcel Dekker, Inc. New York

Sudarmadji, S.B., Haryono dan Suhardi. 1997. Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Liberty. Yogyakarta.

Suprapti, L.M. 2001. Membuat Petis. Kanisius. Yogyakarta.

Susanto, H. dan D. Widyaningtyas. 2004. Dasar-dasar Ilmu Pangan dan Gizi. Akademika.

Yogyakarta.

Susanto, T. dan B. Saroto. 1994. Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian. Bina Ilmu. Surabaya.

Susanto, T. dan Yuwono. 2001. Pengujian Fisik Pangan. Unesa University Press. Surabaya.

Syarief, R dan A. Irawati. 1988. Pengetahuan Bahan Untuk Industri Pertanian. Mediyatama Sarana Perkasa. Jakarta.

Whitt, S.R., Larissa, Wilson, M., Maud, I., Tenalton, Gaut, B.S and E.S. Buckler. 2002. Genetic Diversity and Selection in The Maize Starch Pathway. PNAS. Australian Journal of Agriculture Research. 20: 12959-12962.

Williams, Mc. M. 1997. Food Experimental Perspectives. Prentice Hall Inc. New York

Winarno, F.G. 2002. Kimia Pangan dan Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Wirakartakusumah, A dan Febriyanti, T. 1993. Studi Karakteristik Fisikokimia dan Fungsional Tepung Ubi Kayu. PAUPG-IPB. Bogor.

Yitnosumarto, S. 1991. Percobaan: Perancangan, Analisa dan Interpretasinya. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jitek.2016.011.01.2

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.